Pahami Seluk-beluk Bisnis Properti

bagaimana mungkin Anda mndapatkan untung dan keberhasilan, jika ilmunya saja belum Anda ketahui?

Penting untuk diketahui terlebih dahulu, seluk-beluk bisnis poperti. Sebab, bagaimanapun hal ini menjadi fondasi awal, sebelum menggeluti bisnis ini. Ibarat perang, Anda harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana medan perangnya dan segala kemungkinan yang akan terjadi, seiring dengan berjalannya waktu.

Kendati demikian, bukan berarti Anda tidak bisa terjun langsung dalam suatu bisnis atau hal apa pun. Namun, alangkah baiknya jika Anda sudah menguasai tata cara dan ilmunya. Hal ini betujuan untuk memudahkan Anda dalam pelaksanaannya. Kalaupun Anda memiliki keberanian untuk mencoba bisnis tanpa bekal apa pun (ilmu), kemungkinan besar hasilnya tidak akan maksimal. Padahal, konsep umum yang berlaku dalam mengerjakan apa pun, targetnya adalah hasil yang memuaskan. 

Dalam dunia bisnis, yang diincar adalah kepuasan, keberhasilan, dan keuntungan yang besar. Namun, bagaimana mungkin Anda mndapatkan untung dan keberhasilan, jika ilmunya saja belum Anda ketahui?

Oleh karena itu, supaya percobaan mendekati apa yang Anda inginkan, kenalilah terlebih dahulu segala hal yang berkaitan dengan pecobaan, demi terciptanya sebuah kelancaran. Hal ini juga untuk menghindari agar percobaan Anda tidak terkesan asal-asalan. Dan, kalaupun nanti percobaan Anda tidak mendekati kata “berhasil”, paling tidak Anda sudah memiliki sebuah pengalaman yang sebelumnya sudah didahului oleh adanya pengetahuan, proses berfikir, analisis, dan konsep yang matang, Meskipun dunia bisnis itu adalah trial and error, tetapi apa pun alasannya, Anda harus mengetahui jalannya sebelum melangkah. Anda bisa mencobanya lagi jika sudah yakin dan siap untuk tidak gagal lagi.

Berkaitan dengan hal tersebut, untuk merambah dunia bisnis properti, Anda harus paham terlebih dahulu apa itu bisnis properti. Secara sederhana, bisnis properti dapat diartikan sejenis usaha atau industri yang bergerak di bidang pembangunan. Dalam hal ini, berupa pemanfaatan tanah, rumah, gedung, apartemen, dan lain sebagainya, sehingga dapat menghasilkan uang.

Sementara, properti sendiri didefinisikan sebagai tanah milik dan bangunan. Sebagian orang ada yang mendefinisikan properti sebagai hak untuk memiliki sejumlah tanah dan memanfaatkan apa pun atau seluruh potensi yang terdapat didalamnya sehingga berbentuk sebuah aset. Kepemilikan terhadap aset tersebut bebas, apakah mau dijual, disewakan, atau mungkin dijadikan proyek berkembang sehingga memiliki daya tawart tinggi di pasaran.

Menurut Michael C, Thomsett dan Jean Freestone Thomsett, pasar properti secara umum dikelompokkan menjadi tiga masam. Pertama, residential property, meliputi apartemen, flat, perumahan, dan bangunan multiunit. Kedua, commercial property, yaitu properti yang dibangun atau dirancang untuk tujuan bisnis, seperti gedung yang diperuntukkan menyimpan barang dan parkir area. Ketiga, industrial property, yaitu properti yang dirancang untuk keperluan industri, seperti bangunan-bangunan pabrik dan lain sebagainya. (Editor: Maria L. Martens)

property investasi