Investasi Pendidikan Dengan Reksadana

Tahun ajaran baru kian mendekat. Beragam persiapan pun, mulai dilakukan. Utamanya soal kesiapan dana Pendidikan. Saat ini, biaya pendidikan yang berkualitas terbilang cukup tinggi, dengan kenaikan sekitar 10%-20% setiap tahunnya.

Untuk mengamankan dana yang akan dipakai beberapa bulan ke depan, produk perbankan dengan penjaminan merupakan instrumen yang sesuai. Tetapi untuk persiapan biaya pendidikan jangka menengah hingga panjang, reksa dana adalah produk yang lebih bijak, karena imbas hasil jangka panjangnya lebih optimal dan lebih tinggi dari tingkat inflasi. Yuk kitacari tahu tentang cara berinvestasi melalui program investasi ini.

Menilai Tujuan Investasi Anda

Sebelum menentukan program investasi, rumuskan dulu tujuan investasi Anda dan mengidentifikasi kerangka waktu Anda. Misalnya, investasi pendidikan anak-anak Anda lima tahun ke depan.  Di jenjang waktu yang tidak terlalu lama ini, maka beberapa pilihan investasi yang mungkin adalah rumah, emas, asuransi, saham atau reksa dana. Untuk reksa dana, ada baiknya menjatuhkan pilihan kepada reksadana saham, disebabkan nilai masa depan yang akan bertambah. Karena secara teori, perekonomian diharapkan akan semakin baik di masa depan, sehingga reksa dana saham pun prospektif untuk tipe jangka panjang. Selain itu, tingkat fluktuatif yang tinggi dari saham namun secara kecenderungan akan tetap naik.

SesuaikanTujuan dengan Investasi Dana

Langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi jenis reksa dana yang sesuai dengan tujuan investasi dan toleransi risiko. Dengan ribuan reksa dana yang tersedia, Anda dapat dengan mudah memilih sesuai dengan tujuan Anda. Untuk jangka menengah, terdapat dua strategi yang populer dalam investasi reksa dana yaitu dolar cost avereging (DCA) atau menempatkan dana investasi secara bertahap tapi dilakukan secara konsisten, kemudian dengan cara lumpsum atau melakukan investasi sekaligus dari dana yang dimiliki. Selain DCA dan lump sum investor juga perlu memahami strategi asset allocation yang didefinisikan sebagai strategi investasi yang mencoba untuk menyeimbangkan risiko dibandingkan reward dengan menyesuaikan persentase masing-masing aset dalam portofolio investasi sesuai dengan toleransi risiko investor, tujuan dan kerangka waktu investasi. Pemahaman atas tiga strategi itu sangat penting demi mencapai tujuan investasi Anda tentunya dengan hasil optimal. (Habis).

Mengidentifikasi Beragam Kategori Reksadana

Untuk menambah wawasan tentang cara kerja investasiini, perlu juga memahami karekteristik reksa dana berdasarkan dua kategori yang dimiliknya. Yakni reksa dana terbuka atau reksa dana yang dapat menawarkan unitnya setiap saat sampai batas maksimum unit yang ditawarkan dan membeli kembali unit investor setiap saat pula. Dan reksa dana tertutup yakni reksa dan adimana investor hanya menawarkan dan membeli kembali unit yang ditawarkan di waktu-waktu tertentu sesuai ketentuan yang ditetapkan. Saat ini, hampir sebagian besar Reksa Dana yang beredar di Indonesia adalah jenis Reksa Dana terbuka, yang dibagi menjadi empat kategori berdasarkan alokasiinvestasinya. Yaitu reksa dana pasar uang yakni jenis reksa Dana yang investasinya ditempatkan 100% pada instrumen pasar uang, antara lain, obligasi yang jatuh tempo kurang dari satu tahun, deposito, dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Berikutnya, reksa dana pendapatan tetap yakni jenis reksa dana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada efek yang memberikan pendapatan tetap, seperti surat utang. reksa dana campuran atau jenis reksa dana yang investasinya ditempatkan pada beberapa efek sekaligus, mencakup Saham, surat utang dan pasar uang. Dan reksadana saham yaitu jenis reksa dana yang sebagian besaralokasi investasinya ditempatkan pada efek saham.

PertimbanganInvestasi Reksadana untuk Pendidikan

Setelah mengidentifikasi kategoridana yang sesuai dengan tujuan investasi, pelajari profil reksa dana secara dekat melalui sarana web yang tersedia. Sehingga tidak terjadi kekecewaan dalam pengambilan keputusan. Dari web tersebut, bisa didapatkan info tentang prospektus. Prospektus ini berisi penjelasan tentang hal seputar reksa dana. Misalnya, jenis produk reksa dana, manajer investasi, tata cara pembelian dan penjualan kembali produk reksa dana, maupun bank kustodiannya.

Informasi semacam inisangat penting, mengingat investasi yang digunakan nanti adalah untuk pendidikan masa depan anak. Bila semuanya dirasa aman maka langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menuliskan rencana pendidikan putera-puteri Anda, lengkap dengan rincian seluruh biaya yang ada saat berlangsungnya pendidikan tersebut. Selanjutnya, perhitungkan kekuatan finansial saat ini, utamanya untuk kebutuhan konsumsi, asuransi, dan ketersediaan dana darurat. Tentunya Anda juga membutuhkan dana untuk keperluan hidup lain kan. Maka pastikan bahwa cashflow Anda terjaga. Jika perlu jangan mengambil reksa dana saat Anda terlilit hutang. Karena reksa dana ini merupakan investasi jangka menegah- panjang, maka hal ini akan sangat membutuhkan komitmen terus menerus hingga biaya yang diperlukan terkumpul. Ketika komitmen tidak ada, tentu bakal memperpanjang waktu yang dibutuhkan dalam memenuhi dana pendidikan, padahal keperluannya sudah makin mendesak.

Membeli saham reksa dana

Anda bisa membeli saham reksadana melalui perencana keuangan atau langsung dari perusahaan reksadana. Untuk membeli dana melalui seorang perencana keuangan, biasanya harus membayar komisi. Anda  dapat menghindari membayar komisi, jika membeli dana tanpa beban langsung dari perusahaan dana. Akhirnya, investor reksa dana pemula sering disarankan untuk memulai usahakecil dan melakukan diversifikasi untuk menurunkan risiko. 

Keuangan Investasi Reksadana Pendidikan