Apartemen TOD Bakal Bersinar

Tidak bisa disangkal, ketersediaan infrastruktur transportasi yang terintegrasi disekitar hunian masih menjadi salah satu pertimbangan utama bagi konsumen dalam menentukan pilihan tempat tinggal. Tak ayal, kondisi ini menjadi tujuan utama para investor pr

Apalagi saat ini, ditengerai penyerapan pangsa enduser di apartemen berbasis Transit Oriented Development (TOD) hingga kini masih relatif minim. Menurut Djoko Santoso selaku Kepala Divisi Transit Oriented Development (TOD) 1 PT Adhi Karya atau ADHI, dari enam kawasan hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) yang dikembangkan dalam proyek LRT City diakui lebih banyak diminati para investor dengan perbandingan 70% berbanding 30%. Menurutnya lagi, untuk investasi, apartemen dalam waktu cepat bisa memberi hasil yang menguntungkan. Baik itu untuk disewakan maupun dijual kembali demi mengharapkan gain.

Tingginya minat investor terhadap tiga apartemen LRT City (Eastern Green, Royal Sentul Park, Gateway Park) tak lain adalah karena melihat potensi pasar yang begitu menjanjikan, mengingat mayoritas konsumen lebih mengedepankan kemudahan akses transportasi dalam menentukan pilihan tempat tinggal. Sasaran penyewanya pun diprediksi merupakan kaum profesional kelas menengah dan menengah-atas yang menginginkan akses mudah dari hunian ke lokasi kerja.

Untuk mengembangkan enam kawasan hunian LRT City, ADHI mengklaim akan menghabiskan total nilai investasi mencapai kurang lebih dari Rp12 triliun. Menurut Amrozi Hamidi selaku General Manager Departemen TOD & Hotel, proyek LRT City yang dikembangkan ADHI diyakini benar-benar mematuhi persyaratan sebuah kawasan berbasis TOD. Ia juga menuturkan, bahwa sebuah hunian TOD harus memiliki jarak maksimal 800 meter dari moda transportasi publik perkotaan berbasis rel, seperti massrapid trasit (MRT), light rapid transit (LRT) maupun commuter line.  Demi menguatkan konsep hunian TOD, pengembang juga harus mengusung desain mixed-use yang terdiri dari perkantoran, komersial area, maupun sarana penunjang lainnya. Termasuk juga menyediakan jalur pedestrian bagi penghuninya.

Budi Saddewa Soediro, Direktur Operasi II ADHI mengatakan, demi menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian yang menyediakan beragam aktivitas dari tempat tinggal, berbelanja, bermain, hingga bekerja dalam satu kawasan, LRT City menawarkan sebuah kawasan mixed-use terbaru di timur Jakarta yakni Gateway Park. Kawasan ini nantinya akan menjadi lingkungan bernuansa modern living yang mendukung gaya hidup praktis dan memiliki mobilisasi cepat.

investasi apartemen TOD Transit Oriented Development