Perempuan Indonesia Dukung Perppu

Kamis, 27 Juli 2017, sejumlah massa perempuan dari organisasi Perempuan Peduli Indonesia berkumpul di depan gedung DPR-MPR RI Jakarta.

Kamis, 27 Juli 2017, sejumlah massa perempuan dari organisasi Perempuan Peduli Indonesia berkumpul di depan gedung DPR-MPR RI Jakarta. Mereka mendukung penerbitan Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang) nomor 2 tahun 2017 tentang Perubahan atas UU no 17/2013 tentang Organisasi Masyarakat (ormas) yang memungkinkan pembubaran ormas tanpa harus melalui proses pengadilan.

Juru bicara Perempuan Peduli Indonesia, Susy Rizky mengatakan gerakan ini mengajak seluruh elemen masyarakat terutama wanita Indonesia untuk ikut bersama-sama menangkal segala bentuk intoleransi demi kelangsungan hidup anak cucu bangsa ini.

"Intoleransi atas nama agama, belakangan ini sudah cukup mengkhawatirkan. Kapan saja negara ini bisa saja terancam situasi krisis", kata Susy.

Susy menambahkan, hal yang lebih berbahaya, intoleransi sudah masuk begitu jauh ke dalam masyarakat dan menyasar generasi muda. "Hasil penelitian berbagai lembaga survei menunjukkan kaderisasi ormas-ormas intoleran tidak hanya terjadi di perguruan tinggi, melainkan sudah masuk ke sekolah menengah melalui kegiatan ekstra kurikuler. Bahkan yang lebih parah sudah mulai disusupkan ke sekolah dasar", lanjut wanita kelahiran 2 Februari 1966 ini.

Lebih jauh Susy memanggil seluruh perempuan Indonesia untuk bangkit melawan intoleransi. "Jangan diam dan berpangku tangan, jangan biarkan anak cucu kita masuk perangkap mereka", tegasnya.

Acara yang dihadiri sekitar 150 wanita ini juga diramaikan artis Nindy Ellese, Lita Zein, dan Jajang C. Noor. Acara berlangsung cukup meriah. Selain orasi, acara ini juga diselingi bernyanyi dan berjoget bersama. [Editor: Tri Meinarni]

astaga wanita peran wanita dukung perppu perppu perempuan indonesia