Tips Memillih Hewan Qurban yang Baik

Hari Raya Idul Adha tahun ini yang jatuh pada 1 September 2017, auranya sudah terasa sejak beberapa minggu lalu. Banyaknya pedagang hewan qurban di pinggir-pinggir jalan menjadi pemandangan yang tak asing lagi jelang Idul Adha.

Sebagai masyarakat muslim sudah seharusnya  memiliki persiapan dalam merayakan hari yang fitrah tersebut, seperti  memilih hewan qurban. Secara umum, hewan yang akan dijadikan qurban haruslah halal secara Islam dan sehat.

Namun dengan banyaknya penjual hewan qurban, tentu membuat anda sebagai orang awam bingung memilih hewan qurban yang sah dan sehat. Nah, jangan sampai niat mulia anda untuk berqurban menjadi tidak sah karena hal-hal yang tidak anda ketahui.

Berikut tips yang dapat anda lakukan untuk memilih hewan qurban yang sehat dan sah:

Usia hewan      

Hewan qurban yang baik adalah yang cukup usia, untuk kambing dan domba adalah 12-18 bulan, sedangkan sapi dan kerbau 22 bulan. Cara mudah untuk mengetahui usia hewan Qurban adalah melalui catatan kelahiran ternak yang dimiliki oleh pemilik. Selain itu, anda juga dapat melakukan metode cek gigi hewan yakni jika gigi susu hewan tersebut telah tanggal (dua gigi susu yang di depan), hal tersebut menandakan ternak (kambing dan domba) telah berumur sekitar 12-18 bulan, sedangkan sapi dan kerbau sekitar 22 bulan.

Tidak cacat

Pastikan hewan qurban tersebut merupakan hewan sempurna tak mengalami cacat. Terdapat beberapa cacat yang membuat hewan qurban menjadi tidak sah yakni buta sebelah dan jelas sekali kebutaanya. Sakit, pincang, dan sangat kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang. Jika tidak sah, maka hewan tersebut memiliki status sebagai daging biasa bukan menjadi qurban.

Memiliki nafsu makan yang baik

Kesehatan hewan qurban juga bisa dilihat dari nafsu makannya.  Pastikan calon hewan qurban memiliki nafsu makan yang baik, lincah, mata bersinar, dan bulu tidak kusam. Lebih baik lagi jika anda menanyakan tentang Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai acuan kesehatan hewan tersebut.

Perhatikan organ tubuh hewan qurban

Saat anda di lokasi pembelian, perhatikan pula hewan qurban melalui mata, hidung, dan anus. Cari hewan yang bersih pada bagian mata. Kelopak mata yang berwarna pucat atau kuning tidak disarankan karena hewan yang sehat memiliki kelopak mata bagian dalam dengan warna pink. Kemudian hidung terlihat basah, bersih, dan tidak mengeluarkan cairan yang pada umumnya berwarna merah terang. Selain itu yang terpenting adalah proporsi tubuh yang standar, untuk sapi dan kerbau tulang punggung harus relatif rata, tanduknya seimbang, keempat kakinya simetris, dan postur tubuhnya ideal.

Anda bisa  melihat melalui kombinasi perut, kaki depan dan belakang, kepala, dan leher seimbang. Yang terakhir adalah anus, jika pada bagian anus kotor maka hewan tersebut sedang mengalami diare. Jangan membeli hewan qurban yang memiliki luka karena hewan tersebut mengidap penyakit kulit sceabie yang disebabkan oleh tungau, dan kutu kecil.

Pilih tempat penjualan yang bersih

Memilih tempat dimana anda akan membeli hewan kurban, menjadi hal yang juga tak kalah penting. Jangan membeli hewan qurban di dekat tempat pembuangan sampah, karena hewan berpotensi memakan makanan sampah yang mengandung bahan berbahaya bagi tubuhnya. Pilihlah hewan kurban yang diternak dilingkungan yang bersih dan jauh dari polusi udara, hal ini tentu saja berpengaruh pada tingkat stress yang akan dialami oleh hewan yang berimbas pada kesehatan tubuhnya.

Sesuaikan dengan kemampuan

Selain hewan harus sehat dan bersih, hal yang lain yang tak kalah penting adalah pilihlah sesuai dengan kemampuan keuangan anda. Karena pada dasarnya berqurban bukanlah suatu keterpaksaan namun kerelaan dari tiap umat yang mampu. Tidak hanya itu pelajari juga pembagian daging hewan qurban.

Dalam aturan islam pembagian dibagi tiga yakni  1/3 untuk dimakan oleh yang berkurban, 1/3 disedekahkan, dan 1/3 sisanya dihadiahkan kepada orang lain.

Bagi anda yang ingin membeli hewan kurban, perhatikan lebih seksama hewan yang akan anda beli, pastikan hewan yang anda beli memenuhi kriteria hewan qurban yang sehat dan sah. Kalau perlu, konsultasikan pada ustadz atau mereka yang lebih mengerti dalam berqurban. Selamat berqurban..! [Editor: Tri Meinarni]

astaga wanita wanita karir idul adha Qurban