Tetap Sehat Meski Makan Daging Kurban

Beberapa hari lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Adha atau yang biasa disebut hari raya kurban. Hari istimewa itu tentunya akan terasa lengkap jika berkumpul bersama keluarga sambil menyantap makanan tradisi kurban.

Ya daging sapi dan kambing tentu nya akanjadi menu utama hingga beberapa hari. Tak ayal, meski nikmat makanan ini kadangakan menimbulkan masalah kesehatan, seperti hipertensi, kolesterol, atau sakitkepala.

Belum lagi, makanan pelengkap lainnyaseperti kue-kue kering, dan sirup yang manis. Wah, makin terlena saja andamenikmati aneka hidangan. Nah jangan sampai makan nikmat, tapi anda sengsarakemudian ya.

Tips berikut mungkin akan membantu andaagar makanan kurban tidak menganggu kesehatan anda:

Makan sedikit

Anda boleh mencicipi makanan apa saja asaltetap dalam porsi sedikit. Ini juga berlaku untuk makanan camilan atau makananpenutup yang kerap mengandung gula berlebih.

Jangan makan daging berlebihan

Daging merah, baik itu sapi, domba, ataukambing, tinggi kolesterol. Jangan memanjakan diri dalam menyantap makananberdaging merah secara berlebihan ya karena makanan ini akan membahayakankesehatan anda dalam jangka panjang.

Memang, menyantap sate kambing, gulaikambing, rendang atau semur daging  bisa membuat lidah bergoyang, tapibatasi diri ya. Ingat, kesehatan anda jauh lebih penting dibanding kenikmatansesaat. Terlebih jika anda sudah memiliki riwayat  kolesterol dan kondisiterkait lainnya. Anda harus lebih ketat dalam membatasi makanan.

Perbanyak gerak

Jangan malas untuk bergerak selama liburhari raya. Meski waktu libur hari raya kerap dimanfaatkan untuk bersantaibersama keluarga, tetap sempatkan berolahraga. Jalan kaki di pagi hari selamasetengah jam cukup efektif untuk melancarkan peredaran darah dan melemaskanotot-otot tubuh. Membereskan rumah seperti menyapu, mengepel, dan membersihkandebu setelah tamu dan kerabat pulang, akan sangat membantu tubuh untuk membakarlemak.

Makan tepat waktu

Salah satu kesalahan yang sering dilakukanmasyarakat sehari-hari adalah makan tidak tepat waktu. Makan terlambat hanyaakan membuat anda kalap atau sebaliknya, asam lambung meningkat hinggamenyebabkan mual. Maka makan di waktu yang tepat adalah yang terbaik. Karenamakan tepat waktu membuat anda lebih mudah mengontrol diri.

Beri jeda waktu makan

Tidak makan terus menerus penting untukkesehatan pencernaan anda. Berilah jeda setidaknya beberapa jam untuk makancamilan di antara waktu makan utama. Hal ini memungkinkan makanan dicernadengan baik.

Makan banyak sayuran

Makan banyak buah dan sayur juga pentinguntuk mengimbangi makanan berlemak dan daging merah yang anda nikmati di hariraya. Selain itu perbanyak minum air putih untuk melancarkan metabolisme tubuh.Sehingga tubuh tak akan menyimpan 'racun'.

Pada dasarnya makanlah secukupnya, tidakberlebihan dan tidak lupa diri. Karena senikmat apapun  anda makan, selaluada bahaya yang mengintai. Maka makanlah secara cerdas. Sehingga moment IdulAdha anda yang indah bersama keluarga tak akan menjadi malapetaka. [Editor: Tri Meinarni]

astaga wanita wanita karir daging kurban aura