Ingin Langsing? Coba Diet Kopi!

Banyak cara untuk melangsingkan tubuh. Mulai dari diet ketat dengan menjaga pola makan, rutin olahraga, terapi air lemon, akupunktur, bahkan yang lebih ekstrim, sedot lemak

Banyak cara untuk melangsingkan tubuh. Mulai dari diet ketat dengan menjaga pola makan, rutin olahraga, terapi air lemon, akupunktur, bahkan yang lebih ekstrim, sedot lemak. Jika anda sudah mencoba berbagai cara namun belum kunjung berhasil, mungkin diet dengan kopi bisa menjadi pilihan.

Ya, banyak orang yang hobi menyeruput kopi. Tapi tak banyak yang tahu kalau pada secangkir kopi dapat melangsingkan tubuh anda.  Selain membuat anda lebih bersemangat di pagi hari, ternyata kopi juga memiliki kemampuan untuk membakar lemak.

Seperti apa diet kopi itu dan bagaimana pola diet yang satu ini mampu membuat tubuh anda lebih langsing? Simak penjelasannya berikut ini.

Kafein dan manfaatnya bagi pembakaran lemak

Kopi merupakan salah satu minuman sumber kafein. Kafein juga ditemukan dalam teh tapi jumlahnya lebih sedikit, dibandingkan dengan kopi.

Senyawa inilah yang berhubungan dengan penurunan berat badan.

Kafein membantu meningkatkan aktivitas dari sistem saraf pusat, jantung, dan otot Anda.

Menurut Office of Dietary Supplements, dengan mengkonsumsi 100 mg kafein dalam sehari yang terkandung dalam secangkir kopi, mampu membantu anda membakar 9 kalori ekstra tiap jamnya. Selain itu, kafein pada kopi juga dapat menekan nafsu makan anda.

Agar diet kopi lebih efektif

Hanya meminum kopi setiap hari tidak lah cukup untuk memberantas lemak. Terlebih, seiring waktu tubuh anda juga membangun toleransi terhadap kafein yang dapat meniadakan manfaat penurunan berat badan dari kopi.

Karena itu hanya konsumsi kopi saja tidaklah cukup. Untuk menurunkan berat badan dengan cepat, anda juga perlu memangkas asupan kalori sehari-hari di samping mengkonsumsi kopi. Hindari gorengan dan lemak hewani. Kurangi asupan karbohidrat seperti nasi atau kentang. Sebaliknya perbanyak konsumsi buah dan sayuran.

Selain itu, olahraga menjadi aktivitas wajib untuk membakar kalori dan membantu anda langsing lebih cepat.

Mengoptimalkan manfaat diet kopi

Untuk memperoleh manfaat yang maksimal dari diet kopi, anda perlu menyajikannya dengan benar dan mengkonsumsinya di waktu yang tepat.

Pada dasarnya, kopi tidak mengandung kalori. Untuk membantu anda menurunkan berat badan, sajikan secangkir kopi hitam panas tanpa ditambah susu, krimer, atau gula.

Tapi jika anda bosan dengan kopi hitam yang pahit, tidak apa-apa menambahkan susu kedelai yang kaya nutrisi dan rendah kalori.

Lalu, kapan saat yang tepat untuk mengkonsumsi kopi? Dengan efek pembakaran lemak yang dimilikinya, anda akan memperoleh hasil optimal jika meminum kopi setelah makan dan 30-60 menit sebelum berolahraga, pijat, atau sauna.

Konsumsi kopi membantu memecah trigliserida yang berada dalam aliran darah. Proses inilah yang membantu anda selangkah lebih maju dalam membakar lemak.

Makanya, sangat disarankan untuk mengkonsumsi kopi sebelum olahraga untuk memaksimalkan hasil pembakaran kalori pada tubuh anda.

Dampak kopi bagi kesehatan

Selain membantu anda membakar lemak, kopi juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Menurut Harvard School of Public Health, mengkonsumsi kopi dalam jumlah moderat, yaitu sampai dengan 4 cangkir per hari, membantu mengurangi risiko diabetes, penyakit jantung, kanker hati, dan penyakit Parkinson.

Tapi ingat, kopi juga belum tentu cocok untuk semua orang. Bagi anda yang sensitif terhadap kafein, meminum kopi bisa membuat anda mengalami gelisah dan meningkatkan detak jantung.

Terlalu banyak kafein juga membuat anda sulit tertidur nyenyak. Maka, usahakan untuk tidak mengkonsumsi kopi menjelang tidur. Kurang tidur justru dapat mengganggu usaha anda dalam menurunkan berat badan.

Bagaimana? Anda tertarik mencobanya? Jika tertarik, lakukan secara tepat ya. Jangan minum kopi terus menerus. Imbangi dengan makanan kaya serat dan rutin berolahraga. Jika anda ragu, konsultasikan dengan dokter anda! [Editor: Tri Meinarni]

astaga wanita kopi langsing diet kesehatan