Bahaya High Heels bagi Kesehatan

Banyak wanita yang tak percaya diri dengan postur tubuhnya yang pendek. Akibatnya banyak wanita yang menggunakan high heels agar terlihat lebih tinggi dan modis.

Sebuah studi di Australia yang dikutip dari Reine Articles,  menyebutkan adanya bahaya yang disebabkan menggunakan high heels. Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti asal Australia ini melibatkan dua kelompok perempuan yang menggunakan high heels dan tidak dalam kurun waktu 2 tahun.

Hasilnya cukup mengejutkan, yakni pemakai high heels ditunjukkan adanya perbedaan otot pada bagian betis. Hal ini disebabkan otot betis berkontraksi dan menyesuaikan sudut dari high heels. Akibatnya, otot menjadi lebih pendek dan tegang. Hasil ini berbeda dengan wanita yang jarang menggunakan high heels.

Seorang biomechanicts mengatakan bahwa wanita yang menggunakan high heels lebih memungkinkan terserang kejang otot. Selain itu, high heels juga akan membuat seorang wanita mudah cedera karena posisi sepatu yang tak seimbang.

Pemakaian sepatu berhak tinggi yang terus-menerus juga dapat meningkatkan risiko radang pada ibu jari, kerusakan tulang telapak kaki, dan meningkatkan risiko jari yang melengkung. Hak yang terlalu tinggi juga membuat kaki merosot ke bagian depan sepatu karena beban tubuh tertumpu pada jari-jari kaki. Bila sepatu anda model tertutup, jari-jari tentu akan sakit mengenai dinding sepatu.

Berikut ini beberapa bagian tubuh yang bermasalah jika anda sering menggunakan high heels:

# Lutut 

Postur yang dihasilkan saat berjalan dengan high heels menambah paksaan pada bagian belakang lutut, daerah umum dari osteoarthritis di antara wanita. Menurut sebuah studi, tekanan sendi lutut meningkat sebanyak 26 persen ketika wanita mengenakan high heels.

# Postur

High heels mendorong pusat massa pada tubuh ke depan, membuat pinggul dan tulang belakang tidak lagi sejajar. Dari samping, tubuh akan terlihat melengkung.

# Telapak kaki

High heels mungkin saja membuat kaki tampak lebih jenjang. Namun, semakin tinggi hak sepatu anda, semakin tinggi pula tekanan pada  telapak kaki anda.

# Betis

Otot betis berkontraksi dan menyesuaikan sudut dari high heels. Akibatnya, otot menjadi lebih pendek dan tegang.

# Tumit

Ketika bagian depan kaki bergerak ke bawah sesuai arah haknya, urat kaki akan menegang. Semakin tinggi haknya, semakin pendek uratnya, menciptakan sakit pada tumit.

Pemakaian sepatu atau sandal berhak tinggi yang terlalu sering, juga dapat menimbulkan penebalan jaringan saraf antara jari ketiga dan ke empat yang dapat menimbulkan rasa sakit dan mati rasa pada jari.

Kaki akan mudah cedera, terutama bagian ankle. Otot kaki bagian bawah tidak akan bekerja maksimal. Peredaran darah tidak akan lancar dan terhambat di beberapa tempat.

Bagaimana solusinya?

Pastikan anda memiliki beberapa jenis sepatu, dan kenakan high -heels hanya pada momen-momen tertentu saja. Pilih high heels dengan tinggi sedang, 5-7 cm diyakini masih aman bagi wanita.

Saat berada di luar momen penting, kenakan flat shoes atau sendal berhak rendah  agar kaki dapat lebih rileks dan beristirahat.

Lakukan terapi pada kaki dengan cara berjalan di atas batu-batuan bulat atau diatas pasir pantai.

Pijat dengan rutin kaki Anda agar peredaran darah kaki menjadi lebih lancar. [Editor: Tri Meinarni]

astaga wanita wanita karir raga kesehatan heels sepatu heels