Cerdas Berasuransi, Pilih yang Aman dan Terpercaya

Perusahaan asuransi yang aman dan terpercaya sudah pasti akan menjadi pilihan bagi para peminat orang-orang yang sadar asuransi.

Agar tidak menjadi korban dari perusahaan asuransi abal-abal, boleh juga mempertimbangan panduan ini:

1. Lihatlah aspek kelembagaan dari perusahaan asuransi tersebut, bagaimana legalitas hukum dari perusahaan asuransi yang diikuti tentunya wajib untuk diketahui.

2. Kenali ketentuan dan syarat dari produk asuransi yang diikuti.

3. Telitilah secara akurat dan detail profil perusahaan asuransi yang akan diikuti, bagaimana tingkat kredibilitas dan layanannya. Jika perlu tanyakan kepada rekan Anda mengenai perusahaan asuransi tersebut.

4. Cermati dengan baik bagaimana sistem klaim dari perusahaan asuransi tersebut, serta bagaimana pertanggungjawaban perusahaan asuransi tersebut kepada nasabahnya.

5. Cermatilah bagaimana tingkat kesehatan dari perusahaan asuransi yang diikuti. Jangan sampai mengikuti perusahaan asuransi yang akan bangkrut. Dengan begitu, Anda bisa memastikan apakah perusahaan asuransi tersebut termasuk dalam kategori asuransi yang aman dan terpercaya.

6. Ukurlah tingkat kesesuaian produk asuransi yang akan diikuti dengan kemampuan finansial. Sebab jika tidak, asuransi justru akan memberatkan Anda.

7. Pertimbangkanlah produk asuransi apa yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang Anda alami. Jangan sampai salah memilih jenis produk.

8. Tentukan jangka waktu dalam mengikuti asuransi yang disesuaikan dengan kemampuan finansial serta kondisi anda. Sebab jika terlalu lama atau terlalu singkat, manfaat yang Anda rasakan akan sangat sedikit.

9. Yang terpenting dari sebuah produk asuransi adalah polis asuransinya, bacalah secara detail setiap ketentuannya. Dan juga tanyakan kepada agen mengenai apa saja hak dan kewajiban pembeli.

Umumnya setiap perusahaan asuransi yang telah berani menjual produknya berarti perusahaan asuransi tersebut sudah komit dan berani menanggung klaimnya. Meskipun terdapat perusahaan asuransi yang tidak membayar klaim, biasanya dikarenakan syarat dan ketentuan pengajuan klaim yang kurang memenuhi syarat, seperti kecelakaan yang dibuat-buat. (Editor: Maria L. Martens)

astaga wanita asuransi investasi wanita karir