10 Hal yang Harus Ditanyakan pada Agen Asuransi

Banyak penawaran yang diberikan perusahaan asuransi melalui agen asuransi yang bernaung didalamnya.

Sebelum memutuskan untuk menyetujui penawaran kepesertaan, tanyakan beberapa hal ini terkait dengan kinerja dan manfaat yang didapatkan. Berikut panduannya.

1. Pertanyaan kebijakaan dan administrastif

Sebelum memutuskan untuk mengambil asuransi yang ditawarkan agen asuransi, yang paling utama adalah menanyakan kebijakan apa saja yang dianut oleh asuransi tersebut, berikut profilenya. Seperti  berapa lama perusahaan itu menjalankan bisnis, ukuran, dan peringkatnya. Konsumen juga bisa mempelajari kekuatan finansial perusahaan asuransi  tersebut dengan memeriksa peringkat fiskal mereka melalui lembaga Pemerintah yang menaunginya. 

2. Apa saja yang dilindungi asuransi

jika anda beli asuransi kesehatan, tanyakan jenis penyakit apa saja yang di-cover asuransi. Apakah juga meng-cover penyakit kritis? Sebutkan jenis penyakit yang mungkin akan anda dapatkan di masa depan karena merupakan penyakit keturunan keluarga. Jika anda membeli asuransi kendaraan, tanyakan pada si agen apakah asuransi meng-cover comprehensive loss (partial loss dan total loss) atau total loss only. Juga tanyakan apakah mereka menjamin kerugian apabila kendaraan hilang dicuri. Pertanyaan sederhana ini, perlu mendapat penegasan.

3. Besar pertanggungan

Berapa banyak asuransi jiwa yang Anda perlukan, perlu melhat dari dua faktor utama: berapa banyak yang harus dibayar untuk membayar hutang Anda, termasuk hipotek, dan seberapa nilai pertanggungan yang bakal diterima oleh ahli waris. Meskipun semua perusahaan memperhitungkan kedua variabel tersebut, penyedia asuransi sering menggunakan formula yang berbeda untuk menentukan kebutuhan asuransi khusus Anda. Jika tidak sesuai kebutuhan anda, tanyakan alternatif besaran premi lainnya.

4. Rider atau manfaat tambahan

Jika anda akan beli asuransi jiwa, tanyakan rider apa saja yang disediakan. Beberapa manfaat tambahan yang ada antara lain: waiver of premium (penggantian biaya premi), asuransi kematian akibat kecelakaan (accidental death benefit),  dan asuransi kesehatan. Jika anda membutuhkan manfaat tambahan ini, tanyakan dengan rinci masing2 fiturnya dan berapa premi tambahan yg harus dibayar.

5. Kebijakan menyangkut kontrol, likuiditas, penggunaan dan pemerataan  

Kontrol berarti pemegang polis jelas mengenai siapa pemilik polis, siapa yang mendanainya, siapa yang harus memutuskan penerima manfaat dan apakah kebijakan tersebut tetap terbuka atau tertutup. Likuiditas berarti pemegang polis jelas mengenai berapa banyak uang yang dapat dikeluarkannya dari kebijakan dan seberapa cepatnya. Sedangkan untuk penggunaan dan pemerataan, pemegang polis harus benar-benar memahami bahwa uang yang diambil dari akun mereka dapat digunakan untuk peminjaman jika Anda memerlukan pinjaman polis.

6. Pembayaran premi dan Proses Klaim

Tanyakan apakah pembayaran premi per bulan, per semester atau per tahun. Tanyakan juga bagaimana pembayarannya, apakah transfer sendiri via bank, langsung ke kantor cabang terdekat, atau autodebet kartu kredit/rekening bank anda. Dan Jika anda beli asuransi kesehatan, tanyakan apakah proses klaim cashless (ada rumah sakit provider) atau reimbursement. Tanyakan juga dokumen apa saja yang perlu disiapkan dalam proses klaim, dan ke mana harus mengirimnya.

7. Soal produk asuransi 

Pertanyaan mendasar lainnya, Apa jaminan yang terkait dengan produk asuransi tersebut? Adakah pengaruhnya terhadap fluktuasi pasar atau fiskal? Kapan saya bisa mendapatkan pengembaliannya? Bila terjadi hal-hal yang tak terduga yang menyangkut pemegang polis, bagaimana kebijakan perusahaan dalam menghadai hal ini? Bagaimana prosedurnya? 

8. Cabang perusahaan asuransi

Tanyakan keberadaan cabang perusahaan asuransi di kota tempat tinggal anda. Jika tidak ada, apakah ada di kota terdekat. Ini penting jika anda ingin komplain atau mengajukan klaim asuransi. Agen adalah penjual, bukan bagian yang akan menangani klaim anda.

9. Asuransi dan investasi

Tanyakan apakah asuransi yang ditawarkan adalah kombinasi asuransi dan investasi. Jenis asuransi kesehatan dan asuransi jiwa bisa digabung dengan investasi, yang disebut unit link. Jika ya, tanyakan dengan rinci uang pertanggungan tetap yang akan anda terima. Juga instrumen investasi apa yang digunakan untuk menginvestasikan uang anda.

10. Apa yang terjadi jika saya tidak bisa membayar premi?

Anda juga perlu mendapatkan penjelasan, bagaimana jika Anda mengalami masalah keuangan dan tidak bisa membayat premi? Beberapa perusahaan asuransi  memiliki kebijakan bahwa bagi pemegang polis jangka panjang yang tidak dapat membayar premi,  biasanya memiliki masa tenggang/kesempatan pembayaran 60 sampai 90 hari. (Editor: Maria L. Martens)

astaga wanita asuransi agen asuransi bisnis peluang