Review Film Pendek Tilik: Menyenangkan, Jujur, dan Apik!

Bagi kamu yang mencari tonton ringan dan menghibur di pandemi ini, mungkin bisa menyaksikan film pendek Tilik (Menjenguk) karya Wahyu Agung Prasetyo.

Film ini berhasil memenangkan Piala Maya untuk kategori Film Cerita Pendek Terpilih di tahun 2018. Dibicarakan oleh warga Twitter hingga menjadi trending topic, yuk simak review film tersebut.

Sinopsis Film Tilik

Film Tilik menceritakan sekumpulan ibu-ibu yang hendak menjenguk ibu Lurah ke rumah sakit dengan sebuah truk.  Dalam perjalanan mereka membahas Dian, seorang kembang desa. Banyak lelaki yang mendekatinya hingga datang melamarnya.

Ibu-ibu yang berdiri di atas bak belakang truk pun asyik bergunjing tentang status lajang Dian. Pekerjaannya seperti apa? Kenapa uangnya banyak, ponsel dan motornya baru? Padahal cuma lulusan SMA dan baru bekerja. Segala macam asumsi keluar dari mulut mereka, tapi ada satu orang yang paling antusias membahas Dian, dia adalah Bu Tejo.

Sementara dalam rombongan tersebut ada Yu Ning, saudara jauh dari Dian. Ia tentu membela saudaranya yang digunjing habis-habisan oleh Bu Tejo. Apakah benar Dian perempuan nakal seperti dugaan ibu-ibu? Berhasilkah mereka sampai ke rumah sakit menjenguk Bu Lurah?

Menyenangkan, Jujur, dan Apik!

Film Tilik berhasil menangkap realita kehidupan sehari-hari yang begitu jujur. Di kiri kanan kita pasti ada saja orang seperti Bu Tejo ini. Berasa tahu semuanya dan senang membuat percikan-percikan gosip. Sosok Dian menjadi topik panas di film ini, dari awal hingga akhir tidak ada yang letih menggunjing dirinya.

Beragam gunjingan dan guyonan dari ibu-ibu ini pasti akan membuatmu tertawa. Kalian akan tersenyum dan cekikikan melihat tingkah mereka sepanjang film. Menyundul-nyundul gosip, ada yang muntah, ada yang kebelet pipis, hingga kehebohan saat mereka dihadang polisi.

Gosip ibu-ibu ini juga bersumber dari internet. Tidak ada yang bisa memvalidasi informasi benar atau salah dari internet, jadi adu argumen Bu Tejo dan Yu Ning semakin seru. Bahkan ada salah satu dari ibu-ibu yang berkata “Namanya internet itu, bikinan orang pintar. Mana mungkin keliru?”. Nah sekarang tahu kan betapa pentingnya melawan hoax yang bertebaran di internet.

Dengan cerita yang segar dan skrip yang menggigit, kudos kepada sang penulis Bagus Sumartono. Sindiran, celetukan, hingga guyonan khas ibu-ibu ditampilkan dengan jenaka. Salah satunya guyonan saat Bu Tejo kebelet pipis namun tidak mau buang air kecil di sawah karena takut ular. Salah satu dari mereka pun berkata “Tapi gak takut ulernya Pak Tejo dong bu?”.

Karakter yang paling mencuri perhatian tentu jatuh ke Bu Tejo, yang diperankan oleh Siti Fauziah. Siti berhasil memerankan karakter paling dibenci semua orang dan sungguh toxic. Tampil ekspresif ditambah gunjingan pedasnya, Bu Tejo berhasil masuk ke daftar best villain character di perfilman Indonesia.

Karakter lainnya yang apik tentu Yu Ning, sosok yang mencoba positif diperankan Brilliana Desy, kemudian Yu Sam yang suka cari aman bisa A, bisa B dan diperankan Dyah Mulani, terakhir ada Bu Tri yang senang mengompori, diperankan oleh Angelin Rizky. Mereka semua tampil natural dan tentunya sifat mereka berempat ada dalam diri kita, nah kalian yang mana?

Film Tilik menyenangkan dari awal hingga akhir. Pergunjingan ibu-ibu di atas truk ini sukses bikin penonton tertawa. Dengan deretan cast yang apik, film ini sajikan realita kehidupan yang jujur. Pujian kepada sang sutradara Wahyu Agung Prasetyo dan seluruh kru film ini. Wajib nonton!

Bagi yang ingin menonton film Tilik, bisa langsung meluncur ke kanal YouTube dari Ravacana Films secara gratis. Lebih mudahnya kalian bisa klik di bawah ini. Selamat menonton! [id.bookmyshow.com/TriWahyudi]

Film Indonesia Film Pendek Tilik Piala Maya