Pilih Ngopi atau Menabung untuk Masa Depan ?

Pertumbuhan gerai kopi modern bergaya industrial bukan tanpa alasan.

Menurut sebuah penelitian, kaum milenial lebih banyak menghabiskan uang untuk "minum kopi" ketimbang menabung.

Survey ini berlangsung di negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Namun fenomena ini juga terjadi di kota-kota besar seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Generasi milenial lebih banyak menghabiskan uang untuk menyesap kopi ketimbang menabung demi masa depan.

Berdasarkan survei dari Acorns MoneyMatters, 41 persen dari 2.000 milenial --mereka yang lahir pada awal 1980-an hingga pertengahan 2000-an-- mengaku habiskan uang lebih banyak untuk minum kopi pada pagi hari ketimbang menyisihkan uang untuk dana pensiun.

"Kami mungkin lebih menikmati hidup, jadi konsep berpikir tentang masa depan atau pensiun tidak sepenting orang-orang pada masa lalu," kata Mina Hirsch, pembeli milenial di warung kopi Phoenix seperti dilansir Kompas.com dari Foxnews.

Bukan hanya itu, survei menunjukkan bahwa hanya lima persen kaum muda milenial (usia 18-23 tahun) berinvenstasi sementara 17 persen mengatakan tidak akan makan malam selama enam bulan untuk membayar hutang 10.000 dolar AS. Di sisi lain, 39 persen merasa cemas atas masa depan finansial mereka.

Nah, bagaimana dengan millenials di kota-kota besar di Indonesia ? apakah tabungan nol namun kaya pengetahuan tentang tongkrongan warung kopi ?

hitam di warung kopi modern bisa mencapai Rp 25.000 sementara untuk "kopi manis" dan variasinya bisa mencapai Rp 60.000.

Duh... jangan sampai ya. Tahu prioritas dan pikirkan masa depan ya.

warung kopi coffee culture belanja tips millenials