Perhatian untuk yang Ingin Membuat ( atau Menambah) Tato

Katanya, sekali merajah tubuh dengan tato, jadi ketagihan. Nah, buat yang pertama atau yang kesekian kali, ini dia resiko medis yang mungkin saja terjadi. Hati-hati ya..

Tato merupakan seni tubuh yang populer. Dari para seleb hingga orang biasa pun membubuhkan tato di tubuhnya. Tato dinilai sebagaai ungkapan ekspresi, bahkan juga perasaan.

Meski demikian, tato juga memiliki beberapa risiko medis. Penyebabnya, tidak semua tubuh kuat saat dimasukkan benda asing, seperti tinta dan jarum. Tato juga dibuat dengan cara melukai kulit, boleh jadi ada yang tidak siap. Kalau mental, harus siap dong ya.

Nah, berikut ini beberapa risiko medis tato yang patut untuk diketahui :

1. Jarum tak steril bisa mengakibatkan infeksi. Bahkan dalam beberapa kasus bisa menularkan beberapa penyakit.

2. Alergi akibat tinta, tidak semua tubuh kuat, bisa jadi ada yang alergi terhadap tinta.

3. Munculnya jaringan parut atau yang familiar disebut keloid pada lokasi tato. Ini terutama pada kulit yang sensitif.

4. Pembentukan granuloma (peninggian kulit) pada daerah sekitar tato.

5. Selepas ditato, tak jarang orang mengalami demam. Ini disebabkan oleh lukanya, yang juga terkadang menyebabkan penurunan daya tahan tubuh untuk beberapa saat.

Untuk mengatasi masalah-masalah medis ini, sebaiknya pergilah ke studio tato profesional. Setiap studio tato professional pasti punya standar operasional yang baik dalam soal kesehatan. Jadi Anda tak perlu takut.

Anda hanya perlu mengkonsultasikan dulu kemungkinan-kemungkinan medis di atas, sehingga para tato artist lebih nyaman dan memiliki pemahaman yang cukup untuk menangani tubuh Anda.

Selamat merajah tubuh.. Jangan lupa pamit sama bapak, ibu, pasangan dan orang-orang yang mungkin saja rewel atas pilihan Anda. Atau? abaikan saja..

Tips merawat tato baru biar tetap kinclong dan mengurangi iritasi..

tattoo tato tubuh artist penyakit peringatan