Model Mobil Tempur yang Sedang Digandrungi

PT Pindad (Persero) berencana menjual mobil kendaraan taktis (rantis) Maung untuk sipil. Beberapa selebritis, diantaranya Anang Hermasyah dan Ashanty ikut memesan kendaraan gahar tersebut.

PT Pindad merilis kendaraan taktis 4x4 terbaru yang diberi nama Maung. Kendaraan tempur ini dirancang Pindad,  dengan kemampuan untuk beroperasi di segala medan. Menembus medan yang sulit, jauh dari jalan beraspal mampu dibuktikan oleh ketangguhan kendaraan ini. Hebatnya lagi, lancar di jalur off-road, tapi begitu di ruas jalan aspal, mampu bermanuver dengan baik.

Maung memiliki kecepatan aman 120 km/jam, transmisi manual 6 speed dan mampu menjangkau jarak tempuh hingga 800 kilometer. Jadi Maung menyediakan tangki untuk menampung 80 liter solar. Setelah diuji coba, 1 liter solar bisa menempuh sampai 10 kilometer. Menurut Youtuber Fitra Eri,  yang mengupas kendaraan Maung di channel Youtube-nya mengungkapkan,  kendaraan ini bisa sampai Surabaya tanpa harus mengisi solar lagi saat diperjalanan.

Maung juga dilengkapi dengan braket senjata 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya.

Dalam kesempatan lain,  Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto mencoba secara langsung performa kendaraan taktis 4x4 Maung buatan PT Pindad  ini  di Sirkuit Sentul, Bogor pada Minggu (12/7/2020). Selanjutnya dikabarkan  Menteri Pertahanan  membeli 500 unit kendaraan taktis  Maung  tersebut.  Prabowo menuturkan, pembelian  itu  diperkirakan akan selesai pada saat Hari Ulang Tahun TNI tahun ini,  atau sekitar bulan Oktober 2020. Rantis Maung tersebut telah dirancang sejak 2018 lalu, yang digunakan untuk pertempuran jarak dekat.

PT Pindad (Persero) mulai masuk pada pengembangan teknologi kendaraan bermotor pada tahun 1993 melalui program Mobil Nasional. Pindad telah bekerja sama dengan berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri,  dalam upaya untuk mengembangkan teknologi fungsi kendaraan,  khususnya kendaraan tempur,  untuk memenuhi kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional.

Produk-produk kendaraan tempur yang dihasilkan, diantaranya : Kendaraan Taktis 4x4 Komodo  dan Panser 6x6 Anoa,  yang telah diproduksi lebih dari 300 unit,  dengan berbagai varian serta ikut dalam misi perdamaian dunia PBB,  di berbagai negara seperti Lebanon, Afrika Tengah, dan Sudan.

Penelitian dan pengembangan terus menerus dilakukan untuk mencapai tujuan masa depan untuk meningkatkan kapasitas bisnis dan teknologi. Salah satu produksinya yang belakangan ini disukai berbagai kalangan adalah rantis Maung. Kendaraan bertampang sangar ini memang menampilkan sosok yang tangguh. Yang membuat banyak dibahas adalah bukan hanya diproduksi untuk keperluan militer, tapi Rantis Maung juga bisa dipesan oleh masyarakat sipil.

Rantis Maung yang diproduksi  Pindad untuk sipil,  rencananya akan dimulai pada 2021, atau setelah pemesanan untuk militer terpenuhi. Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad mengatakan, bila kemungkinan besar pemesanan untuk versi sipil akan dibuka pada awal 2020,  dengan beberapa varian yang akan ditawarkan. "Nanti kami akan ada beberapa varian, saat ini sendiri kami sedang membuat rancangan untuk sasis pendek (short wheel base). Kita lihat nanti kebutuhan untuk pasar sipilnya akan seperti apa, tapi yang pasti kami menyediakan beberapa varian," kata Abraham, Selasa (4/8/2020).

Sebagai gambaran, spesifikasi Maung Pindad meliputi  Dimensi Lebar: 1.640 milimeter.  Jarak sumbu roda: 3.090 milimeter.  Panjang: 4.931 milimeter,  Tinggi: 1.810 milimeter Ruang kabin: 1.050 x 1.640 x 1.150 milimeter.  Ruang penumpang: 870 x 1.640 x 1.150 milimeter.  Berat kendaraan tertutup: 2.160 kilogram (2,1 ton). Kaki-kaki Penggerak roda: 4x4,  Suspensi depan: coilover shock long-arm,  Suspensi belakang: rigid coilover shock four link-arm. Mesin Turbo diesel: 4 silinder DOHC,  Volume silinder: 2.400 cc,  Daya maksimal: 149 hp,  Daya dorong mesin: 400 Nm torsi maksimal.  Transmisi manual: 6 kecepatan,  Bahan bakar: solar. Kemampuan Daya angkut: 4 orang,  Kecepatan maksimal: 120 km/ jam,  Radius putar maksimal: 13,7 meter,  Sistem elektrik: 12 Volt,  Baterai: 100 Ah.  Kapasitas Tangki BBM: 80 liter,  Jarak tempuh 800 kilometer.  

Selain spesifikasi tersebut, Maung Pindad tersebut juga dilengkapi dengan fitur braket senjata caliber 7,62 milimeter, konsol senapan SS2-V4, dan towing 4 titik. Ada juga fitur alat derek dengan kekuatan 4,5 ton, lampu blackout, jerigen BBM 2x20 liter, dan perangkat GPS untuk memudahkan mengenali jalan.

Sedangkan untuk harga, Abraham Mose  sebelumnya mengklaim untuk banderol Maung versi sipil akan lebih murah dibandingkan versi militer.Ini terjadi karena  ada beberapa perbedaan, seperti fitur, material, dan teknis lainnya.

Dengan adanya beberapa varian Maung,  nantinya  akan menciptakan rentang harga yang berbeda-beda,  tergantung dari kelengkapan yang diberikan. Bisa jadi model sipil lebih murah,  atau justru di atas versi militer. Sebagai contoh misalnya kalau nanti audio Maung dilengkapi lebih mewah, ada koneksi Bluetooth, lalu joknya dipakai kulit semua, tentunya  akan membuat harga berbeda juga. Material juga bisa beda,  karena mungkin yang sipil kebutuhannya tidak sama dengan punya militer. Seperti apa variannya, semua itu masih dalam kajian besar, temasuk soal arah market-nya.

Dilansir dari Antara, Maung telah lolos uji litbang PT Pindad, litbang Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), dan laboratorium Angkatan Darat. Kendaraan tersebut dibekali dengan daya dorong sebesar 400 Nm, dan transmisi manual dengan 6 kecepatan. Kendaraan ini ternyata juga diperbolehkan dipesan oleh warga sipil.

Chevrolet Colorado ZH2 Truk Berteknologi Tinggi

Chevrolet Colorado ZH2 Truk Berteknologi Tinggi

Produsen mobil Amerika, Chevrolet, telah meluncurkan truk militer yang sangat berteknologi tinggi dan eksperimental, dijuluki Chevrolet Colorado ZH2, yang dirancang untuk membantu militer menilai dengan lebih baik,  kelayakan penggunaan teknologi sel bahan bakar di lingkungan militer.

Sekalipun untuk militer, truk ini juga diincar para pecinta kendaraan gahar. Laman Trendhunter.com memperlihatkan bagaimana truk ini ditetapkan untuk diuji dalam kondisi yang sangat menantang, truk militer khusus ini dilengkapi dengan pembangkit listrik,  yang sangat sunyi, sehingga ideal untuk digunakan dalam operasi militer,  yang melibatkan tingkat kerahasiaan yang tinggi. Terlebih lagi, sel bahan bakar truk militer dapat digunakan untuk memberi daya,  pada berbagai perangkat yang berbeda. Truk militer ini adalah contoh bagus dari pendekatan ilmiah,  yang digunakan untuk menilai teknologi bahan bakar futuristik,  sebelum melanjutkan dan menerapkannya, bagian dari pendekatan perhatian yang sangat penting,  mengingat tujuan penggunaan kendaraan ini dalam situasi perang.

Anggota angkatan bersenjata AS memiliki kebutuhan sehari-hari yang melampaui biasanya, dan untuk memenuhi kebutuhan tentara yang bekerja dalam kondisi ekstrim, Angkatan Darat AS telah bermitra dengan Chevrolet,  untuk merancang kendaraan yang menjawab panggilan tugas tersebut. Produk akhirnya adalah Chevrolet Colorado ZH2 2017, pikap yang menggunakan teknologi canggih,  sekaligus menawarkan kemampuan luar biasa.

Performa Spesial.

Untuk alasan yang jelas, bensin bukanlah sumber tenaga yang ideal untuk kendaraan tempur. Chevrolet Colorado ZH2 menggunakan sel bahan bakar hidrogen. Sumber daya ini memungkinkan pikap berjalan dengan tenang, dan pada suhu yang lebih dingin, sehingga kurang dapat dideteksi. Ini juga memberikan jumlah torsi roda tinggi yang unggul,  dan efisiensi bahan bakar,  yang tidak pernah terdengar di pikap. Terakhir, fitur unik yang dibangun pada ZH2,  memungkinkan tentara untuk mengalihkan energi hidrogen,  dari pikap untuk memberi daya pada peralatan di lapangan.

Ukuran Sedang. Chevrolet Colorado ZH2 menggunakan sasis pikap berukuran sedang,  yang memungkinkannya untuk meningkatkan secara signifikan. Pikap ini berdiri setinggi hampir dua meter, dengan roda 37 inci, dan lebar lebih dari 2,1 meter. Ini fitur bala bantuan di dalam dan luar dan wahana,  pada suspensi yang dimodifikasi. Peningkatan tersebut memungkinkan pikap untuk mengatasi semua jenis medan,  dan tahan terhadap penyalahgunaan berkelanjutan lebih lama.

Kendaraan konsep kali ini telah dirancang secara eksklusif,  untuk aplikasi militer, artinya warga sipil tidak akan bisa mendekatinya. Namun, Chevrolet memanfaatkan siklus pengembangan untuk mempelajari kelayakan truk bertenaga hidrogen,  secara lebih mendalam. Faktanya, Chevrolet telah menguji kendaraan hidrogen 3,1 juta mil, dan Colorado ZH2 hanya akan menambah angka itu. Kemajuan yang terbukti praktis bagi militer,  bisa membuatnya menjadi model produksi suatu hari nanti.

Suzuki Jimny Black Bison dengan Desain Serba Hitam

Suzuki Jimny Black Bison dengan Desain Serba Hitam

Walaupun kecil, tapi sosoknya gagah. Kendaraan yang sudah dimodifikasi ini memang mampu merebut hati pecintanya.

Suzuki Jimny Black Bison Edition adalah versi berikut dari kendaraan senama,  yang dirilis pada generasi keempat tahun lalu,  dan diposisikan sebagai opsi off-road yang mumpuni. Laman Trendhunter.com mengupas tentang kendaraan ini.  Memiliki body kit baru dari pembuat  yang berbasis di Jepang, Wald International, dan menawarkan desain gelap yang mengubahnya menjadi solusi transportasi tersembunyi, bagi pengemudi.

Kendaraan ini menggunakan  serangkaian ban segala medan bersama dengan roda yang lebih agresif dibandingkan dengan aslinya, kap yang lebih sangar, spatbor yang melebar, gril baru, lampu atap LED, penutup lampu depan, dan banyak lagi. Suzuki Jimny Black Bison Edition memiliki ukuran yang lebih kompak, tampilannya lebih sporty.

Wald International berhasil  mendadani Suzuki Jimny . Sosok mungil Jimny seolah lenyap, berganti dengan tampang sangar sebuah mobil berpenggerak 4x4. Sejak diluncurkan pada Juli 2018, sosok Suzuki Jimny memang banyak membuat pemiliknya untuk merombak tampilannya.  Karena dengan modifikasi ringan saja juga sudah beda. Apalagi didandani dengan tampilan yang garang, tampang off-roader.

Bahkan bagi pecinta modifikasi, mini SUV ini merupakan bahan yang membangkitkan gairah untuk berkreasi. Sudah banyak pihak yang mengeluarkan versi modifikasinya. Suzuki Jimny terbaru sangat menggoda rumah modifikasinya untuk lebih membuatnya macho. Inilah  yang  dilakukan oleh Wald International dengan Jimny Black Bison Edition. Sama seperti Edisi Bison Hitam lainnya,  yang dibuat oleh Jepang, Jimny mendapat sentuhan yang entah bagaimana mengubah penampilan mini 4x4 menjadi berbeda.

Berdasarkan Jimny versi Sierra Jepang, yang dijual secara global, Jimny Black Bison Edition diberikan empat LED pada bumper depan,  yang didesain ulang, melengkapi gril baru, penutup lampu, dan kap aero. Over-fender juga terhubung dengan bumper depan dan belakang,  untuk menekankan ban off-road dan pelek yang bergaya agresif. Di bagian atap, lebih banyak LED ditambahkan,  sementara sayap belakang tersedia di belakang.

Menyimpang dari ketertarikannya untuk mendandani sedan ramping, Wald  telah memilih Jimny 4 × 4 yang kompak dan diberikan dalam kit makeover yang kokoh. Kit Black Bison Edition adalah sesuatu,  antara G-Wagon dan Jeep Rubicon, dengan Over Fender Kit (kit aero 8 bagian,  yang membuat setiap sisi Jimny lebih lebar 30 milimeter), bilah lampu LED, JAPAMERICANA Grille, penutup kap kap mesin , indikator asap, penutup ban serep, spoiler atap, dan aksen krom. Setiap bagian bodi juga tersedia dalam pilihan ABS atau FRP.

Pindad Rantis Maung