Besok, LRT Velodrom Uji Coba Publik

Moda transportasi kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Velodrom-Kelapa Gading mulai diujicobakan untuk masyarakat umum pada Selasa (11/6) besok.

Moda transportasi kereta ringanatau Light Rail Transit (LRT) Velodrom-Kelapa Gading mulai diujicobakan untuk masyarakat umum pada Selasa (11/6) besok.

 

Namun, secara komersial operasional LRT berjarak 5,6 kilometer belum diketahui kapan akan dilaksanakan.Corporate Communication Manager PT LRT Jakarta Melisa Suciati mengatakan, dalam persiapan menuju operasi komersial LRT Jakarta, pihaknya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati fasilitas moda transportasi publik baru itu.

 

Program Uji Publik LRT Jakarta ini akan dimulai pada Selasa (11/6) dengan waktu operasi kereta mulai daripukul 5.30-23.00 WIB dengan selang waktu antarkereta (headway ) sekitar 10 menit. ”Uji coba sampai LRT diperbolehkan operasi secara komersial.

 

Kami selaku operator hanyamenjalankan sistem pengoperasian saja. Masalah teknis izin operasional, silakanke PT Jakarta Propertindo (Jakpro),” kata Melisa, kemarin. Melisa menjelaskan,tujuan utama program uji publik ini tidak hanya mempersiapkan sistem perkereta apian dan sumber daya manusianya saja.

 

 

Terdapat lima stasiun yang digunakan sebagai akses naik dan turun penumpang, yaitu Stasiun Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrom. ”Stasiun Pegangsaan masih dalam proses pembangunan,” katanya.

 

Penumpang cukup membawa e-ticket yang didapatkan dari pendaftaran uji publik secara online di laman PT LRT Jakarta menuju salah satu stasiun LRT Jakarta.

 

E-ticket akan divalidasi oleh petugas di loket stasiun dan ditukarkan dengan tiket Single Journey Trip (SJT)sebagai akses masuk penumpang ke area berbayar (paid area ) dan melakukan perjalanan dengan LRT Jakarta. Setibanya di stasiun tujuan, SJT akan diminta kembali oleh petugas di gerbang tiket keluar.

 

Pada saat mengikuti uji publik,masyarakat diimbau menjaga kenyamanan dan ketertiban bersama di antaranya dengan menjaga kebersihan, membudayakan antre, mengutamakan kursi prioritas untuk penyandang disabilitas, wanita hamil, dan lanjut usia, tidak makan dan minum di dalam kereta, tidak memutar musik atau berbicara dengan keras, serta tidak melakukan kampanye politik di seluruh area LRT Jakarta dalam bentuk apapun.

 

”Uji coba publik tiga hari pertama itu kuotanya 5.000 penumpang setiap hari. Setelah itu, kita lepas. Ada enam rangkaian kereta yang beroperasi selama uji coba publik.

 

Kapasitas satu rangkaian itusekitar 267 orang,” ungkapnya. Direktur Proyek LRT PT Jakarta Propertindo, IwanTakwin mengatakan, operasi komersial LRT hanya tinggal menunggu izin operasional Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

 

Sebab Kementerian Perhubungan(Kemenhub) sudah mengeluarkan rekomendasi teknis atas uji coba yang dilakukan selama ini. Menurutnya, rekomendasi teknis tersebut menjadi dasar Dishub DKI Jakarta mengeluarkan izin operasional.

 

”Integrasi di Stasiun Velodromdengan halte bus Transjakarta Rawamangun yang dibangun melalui jembatanpenghubung (skybridge ) sudah selesai dibangun. Jadi LRT bisa ke Dukuh Atas,”ungkapnya. (berbagai sumber)

#lrtvelodromujicobapublik