Penasaran dengan Diet Mayo? Kenali Faktanya di Sini!

Diet mayo merupakan pola makan yang membatasi konsumsi karbohidrat dan garam selama waktu tertentu dengan pemilihan makanan, perubahan gaya hidup dan pemenuhan kalori yang disesuaikan oleh masing-masing individu.

Apakah Anda sedang menjalani program diet untuk menurunkan berat badan? Jika, iya. Anda bisa mencoba program diet yang satu in, ya diet Mayo. 

Menurut Mayo Clinic, pola makan dari diet Mayo ini, mampu mengurangi 2 hingga 4 kilogram berat badan pada minggu pertama dan kedua, lalu mengurangi setengah sampai satu kilogram pada minggu-minggu berikutnya.

Pada dua minggu pertama, Anda akan mulai dibiasakan untuk mengubah gaya hidup sehari-hari, seperti tidak mengonsumsi camilan selain sayur dan buah-buahan. Anda juga disarankan untuk menghindari makan saat menonton TV atau menggunakan gadget.

Dalam memakan sayur dan buah, Anda diwajibkan untuk memilih asupan yang mengandung karbohidrat, protein rendah lemak, seperti kacang-kacangan dan ikan, dan lemak yang tidak jenuh. Selain itu, agar diet ini lebih efektif, Anda juga sebaiknya melakukan olahraga selama tiga puluh menit tiap harinya.

Program ini juga menganjurkan Anda untuk mempertahankan pola hidup sehat. Apabila bertujuan untuk mengurangi berat badan, sebaiknya Anda menambah durasi olahraga dan membatasi makanan manis atau alkohol sebanyak 75 kalori perhari.

Jika tertarik menjalani diet mayo, Anda akan diharuskan untuk membatasi konsumsi karbohidrat dan garam selama waktu tertentu, biasanya selama 13 hari. Mengapa demikian?

Pertama, dengan mengurangi konsumsi garam, tubuh tidak akan membengkak karena air di dalamnya akan terbuang lebih banyak melalui sistem ekskresi. Loh, kok bisa? Ini karena garam berfungsi untuk meningkatkan resistensi tubuh terhadap air. Sodium yang terkandung pada garam akan menahan air dalam tubuh sehingga tidak dapat dibuang secara optimal melalui keringat atau air seni. Hasilnya? Berat badan meningkat karena massa air dalam tubuh tentunya, bertambah.

Lalu, apa alasannya untuk ikut mengurangi karbohidrat? Hal ini demikian karena ketika konsumsi karbohidrat dikurangi, tubuh akan menggunakan cadangan energi lain, yaitu lemak. Namun, ingat ya! Anda harus berhati-hati untuk tidak sama sekali menyingkirkan karbohidrat dari pola makan. Mengapa? Karena tubuh akan memecah protein untuk dijadikan sebagai sumber energi. Hal inilah yang menyebabkan penurunan masa otot. Jadi, turunnya berat badan bukan karena berkurangnya lemak di dalam tubuh, tetapi juga karena berkurangnya massa otot secara keseluruhan.

Menjalani diet mayo dengan mengurangi kadar garam atau karbohidrat pada pola makan sehari-hari tidak ada salahnya selama baik bagi kesehatan. Bahkan semua pola makan yang sehat, dapat diikuti selama Anda mampu dan diet tersebut baik bagi tubuh.

Sumber: go-dok.com

Diet Diet Mayo Mayo Clinic Makanan Pola Makan Berat Badan Turun Berat Badan Kalori Sehat