Ingin Pernikahan Langgeng? Hindari 10 Hal yang Berpotensi Merusak Hubungan Rumah Tangga!

"Menikahlah, maka kamu akan bahagia!". Ya, konon setelah menikah hidup ini akan lebih indah dan sempurna.

freepik

Tentu saja bahagia adalah tujuan semua pasangan yang ingin menikah. Tapi kamu harus sadar, bahwa pernikahan itu tidak hanya berisi hal yang indah-indah saja. Pastinya akan ada kerikil-kerikil tajam yang akan kamu hadapi bersama pasangan halalmu.

Waspadalah, kebahagiaan rumah tangga, kadang kala terusik oleh hal-hal kecil yang dianggap tak penting, tetapi tanpa disadari dapat berpengaruh besar.

Berikut ini adalah 10 hal yang berpotensi merusak sebuah rumah tangga.

1. Ego pribadi

Ego masing-masing pribadi yang tak dapat dibendung adalah senjata utama perusak pernikahan. Ingat, pernikahan adalah hubungan antar dua pribadi yang berbeda. Maka, pengendalian ego sangat penting untuk kelanggengan suatu hubungan.

2. Tidak bersedia menyelaraskan

Kecocokan tidak terbangun begitu saja. Apalagi bagi pasangan yang tiba-tiba harus tinggal serumah, pasti membutuhkan waktu dan usaha untuk menyesuaikan diri. Jika masing-masing bertahan dengan tidak mau menyesuaikan diri, maka tunggulah kehancurannya.

3. Impian yang tidak terwujud

Semua pasangan memiliki impian sendiri seperti apa pernikahan mereka kelak. Tetapi tak semua pasangan berhasil mewujudkan  pernikahan seperti yang mereka impikan. Ketika seseorang tidak dapat menerima realita pernikahannya, hal inilah yang akan membuat seseorang tidak puas. Maka cobalah berdamai dengan kenyataan. Cobalah untuk bersikap lebih realistis.

4. Kesenjangan komunikasi

Ketika komunikasi menjadi jurang pemisah antara pasangan suami istri, hal ini akan mendatangkan masalah yang rumit. Cobalah untuk melakukan komunikasi sesulit dan sesibuk apapun.

5. Tidak pengertian

Setiap orang memiliki perspektif berbeda tentang isu "pengertian". Maka tak ada salahnya untuk saling terbuka terhadap pasangan. Bagaimana menyamakan perspektif tentang pengertian atau kepedulian masing-masing.

6. Kekerasan verbal

Suatu kekerasan bukan hanya dalam bentuk tamparan atau pukulan fisik. Kekerasan verbal, atau kekerasan lewat kata-kata sering terlontar ketika pasangan suami istri bertengkar. Kekerasan kata-kata sama dengan kekerasan fisik, keduanya meninggalkan luka mendalam bagi pasangan. Jadi, sebisa mungkin untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang bisa menyakiti perasaan.

7. Ikut campur pihak keluarga

Pernikahan akan menjadi rumit, ketika ada anggota keluarga lain yang ikut campur dalam pernikahan. Walaupun posisinya sebagai saudara kandung atau bahkan ibu, dalam pernikahan ada batas-batas tertentu yang tidak dapat dicampuri oleh pihak keluarga.

8. Ketidakpuasan seksual

Kehidupan seks yang membahagiakan, dapat mencerminkan kehidupan pernikahan yang bahagia. Karena dalam pernikahan, hubungan emosional dan fisik adalah hal yang sama-sama penting. Maka, jadikan kegiatan seksual sebagai aktivitas yang menyenangkan dan saling memuaskan pasangan. Namun jadikan juga kegiatan seks sebagai ajang mendekatkan diri dan mencurahkan kasih sayang, bukan syahwat semata.

9. Kurangnya komitmen

Ketika seseorang tidak dapat mempertahankan komitmennya dalam sebuah pernikahan, maka perselingkuhan dapat terjadi  kapan saja. Kurangnya waktu untuk bersama juga berpengaruh pada keharmonisan rumah tangga. Tak jarang hal ini dapat menyebabkan pernikahan begitu hambar dan beresiko akan hadirnya orang ketiga.

10. Kebosanan

Tantangan terbesar dalam pernikahan adalah kebosanan. Kadang, ketika tidak ada masalah sama sekali dengan pernikahan, seseorang tetap merasa tidak bahagia. Bahkan merasa hidup terlalu datar karena kebosanan. Cobalah untuk mengatasi kebosanan dengan melakukan hal-hal yang jarang dilakukan berdua, misalnya berlibur ke tempat yang belum pernah didatang bersama pasangan.  

Nah ladies, hindari ya semua hal yang berpotensi merusak rumah tangga kalian. Yang penting adalah tetap pelihara cinta dan kasih sayang dengan saling pengertian dan memberi perhatian. Berikan juga kepercayaan terhadap pasangan, karena kalian tidak harus selalu bersama dalam satu ruangan kan? Jaga komunikasi seintens mungkin dan bangkitkan selalu gairahnya saat di ranjang. [Tri]

astaga pernikahan 10 tips hubungan relationship suami istri