10 Cara Terbaik Menghadapi Pasangan Posesif

Konon, cemburu itu tandanya cinta. Rasa cemburu-cemburu kecil pada setiap pasangan diyakini justru menjadi bumbu-bumbu cinta yang akan menambah kemesraan.

freepik

Ya, selama konteksnya masih dalam batas kewajaran tentunya hal tersebut tidak akan menjadi masalah. Tetapi jika cemburu berlebihan pastinya akan membuat dilema pada setiap hubungan.

Memang menghadapi pasangan yang posesif bisa menjadi pekerjaan yang sangat melelahkan, bahkan menguras emosi. Kalau terjadi pada pasangan yang sudah menikah, hubungan rumahtangga  jelas bakal terancam.

Nah ladies en moms, apa yang sebaiknya harus dilakukan jika memiliki pasangan kelewat posesif? Cara berikut mungkin bisa membantu kalian!

1. Yakinkan perasaannya

Sikap posesif biasanya muncul karena dipicu oleh rasa ketidaknyamanan oleh berbagai macam hal. Mungkin saja  pasangan Anda terlalu mencintai Anda dan begitu takut kehilangan Anda, atau bisa jadi pasangan Anda  trauma karena dulu dirinya pernah dikhianati.

Di sinilah Anda harus berbicara serius dengan pasangan  dan yakinkan dirinya bahwa Anda benar-benar mencintainya. Yakinkan pada pasangan bahwa Anda selalu berusaha  memberikan semua yang terbaik untuk dirinya dan tidak ada niat sedikitpun untuk melukai hatinya.

2. Kenalkan dia kepada teman-teman Anda

Pria posesif biasanya memiliki rasa selalu curiga terhadap teman-teman pasangannya. Jika Anda tidak ingin terus menerus dicurigai maka sebaiknya kenalkan pasangan Anda kepada semua teman, entah itu teman kantor atau teman sekolah. Ketika pasangan Anda sudah mengenal teman-teman Anda maka dia akan merasa lebih nyaman dan yakin Anda berada di lingkungan yang aman.

3. Minta ruang privasi

Cinta pada pasangan bukan berarti 
Anda tak punya ruang pribadi untuk diri sendiri. Jangan hanya karena alasan cinta kepada pasangan,  Anda memberikan pasword Facebook, pin ATM, Email dan atau bahkan Anda membiarkan dia mengecek handphone Anda.

Ingat ya ladies, meski dia adalah pasangan atau bahkan suami Anda, Anda tetap perlu memiliki ruang privasi yang siapapun tak boleh memasukinya tanpa seijin Anda. Untuk itu janganlah terlalu terpaku padanya, berdirilah sendiri dan mintalah ruang gerak bebas kepadanya. Karena menjadi diri sendiri dan memiliki waktu untuk diri sendiri adalah tanda bahwa Anda menjalankan hubungan yang sehat.

4. Habiskan waktu berkualitas dengannya

Cara lain yang bisa dilakukan untuk membuat pasangan  lebih rileks yaitu dengan menghabiskan waktu bersama. Anda bisa merencanakan liburan atau sekedar melakukan kegiatan sederhana seperti memasak bersama, olahraga bersama dan kegiatan-kegiatan lainnya yang menyenangkan. Atau Anda juga bisa mengunjungi tempat yang belum pernah Anda dan pasangan kunjungi untuk menyegarkan kembali hubungan kalian. Menghabiskan waktu berkualitas bersama-sama merupakan salah satu cara untuk memupuk rasa cinta, sehingga pasangan akan merasa nyaman dan percaya pada Anda.

5. Menghubunginya setiap Anda tak bersamanya

Untuk menghindari kecurigaan dia kepada Anda maka Anda harus berusaha untuk meyakinkannya dan membuatnya percaya. Misalnya dengan cara mengabarinya atau memberitahu dirinya ketika Anda hendak pergi kemanapun. Dengan begitu maka pasangan Anda akan merasa tenang dan dia akan menganggap bahwa Anda menghargainya. Sehingga dengan begitu lambat laun dia akan percaya kepada Anda sepenuhnya.

6. Jujur dan terbuka

Jujurlah terhadap semua hal yang Anda alami dan rasakan. Termasuk bicarakan perasaan Anda, saat Anda mulai merasa terganggu dan tak nyaman dengan sikap posesifnya. Meskipun mungkin hal ini akan membuatnya emosi, keterbukaan dan kejujuran kepada pasangan akan meminimalkan segala bentuk kemungkinan yang bisa merusak hubungan kalian.

7. Saling menghargai

Jika Anda ingin dihargai oleh pasangan, maka hargailah dia terlebih dulu. Jangan sentuh ruang privasinya seperti dompet atau ponselnya. Hargai dia jika dia ingin berkumpul bersama teman atau rekan kerjanya. Rasa saling menghargai privasi masing-masing dapat mengurangi rasa tidak aman dan kecemburuan berlebihan dan tidak beralasan pasangan.

8. Kontrol emosi

Mungkin Anda sudah tidak tahan menghadapi pasangan yang posesif, tapi yang harus Anda lakukan adalah tetap tenang dalam situasi apa pun. Melontarkan argumen yang tajam dan memojokkan akan memperburuk situasi. Jadi berusahalah untuk tetap tenang dan mencoba untuk menjelaskan hal-hal dalam nada yang terkontrol.

9. Meminta saran dari konsultan pernikahan

Bagi kalian yang telah menikah, jika sikap posesif suami sudah sangat mengganggu ketentraman Anda, sebaiknya coba berkonsultasi dengan konsultan pernikahan. Sebelum melakukan langkah ini, sangat disarankan terlebih dahulu untuk mencoba tukar pikiran dengan orangtua dan sahabat dekat, mungkin mereka memiliki jalan keluar yang lebih tepat.  

10. Berikan waktu

Jika telah menempuh berbagai upaya untuk mengatasi sikap posesif pasangan yang mengganggu, berikan waktu pada pasangan untuk berpikir. Biarkan pasangan intropeksi tentang sikapnya selama ini. Jika ia menyadari kesalahannya, bisa jadi ia akan berubah dan berusaha memperbaiki hubungan.

So moms and ladies, jangan lupa untuk terus memupuk cinta dengan menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan ya! Bicarakan setiap masalah tanpa emosi. Tapi ingat loh, meski cinta itu butuh pengorbanan, bukan berarti kita harus mengorbankan segala hal dengan selalu menuruti kemauan pasangan kita. Intinya adalah saling memahami, menghargai kebutuhan dan keinginan masing. Sehingga rasa cinta dapat terus tumbuh tanpa perasaan curiga. [Tri]

astaga rubrik pasangan posesif 10 tips info 10 cara relationship